Tuesday, 3 November 2015

Meski di depan Publik, Putri Pemimpin Hongkong Ini Tampar Ibunya

Meski di depan Publik, Putri Pemimpin Hongkong Ini Tampar Ibunya

stri Kepala Pemerintahan Hongkong membela putrinya.
Dia pun mengkritik media yang memberitakan insiden tentang putrinya yang menampar dia di depan umum.
Leung Chai-yan menampar dua kali ibunya, yang berupaya mendorongnya masuk ke dalam taksi usai menghadiri pesta.
Insiden itu terekam kamera pengawas.
Bagaimana pun, kepada media, Regina Leung mengatakan putrinya yang berusia 24 tahun adalah anak perempuan yang lembut dan suka binatang.
Putri tertua Kepala Pemerintahan Hongkong, Leung Chun-ying, ini sebelumnya pernah mengungkapkan secara terbuka tentang hubungannya yang buruk dengan ibunya.
Karena kesalnya, Chai-yan di depan umum sampai menyatakan, "Anda tahu bahwa dia bukan ibu biologis saya yang sebenarnya," sebagai ungkapan kemarahan.
"Ibu, pergi sana, pergilah," teriaknya usai perayaan pesta Halloween, Minggu (1/11/2015) subuh waktu setempat.
Regina berupaya mendorong masuk Chai-yan ke dalam taksi.
Namun, putrinya melawan dan menamparnya dua kali sebelum pergi dengan taksi lain dengan seorang teman pria.
Rekaman video insiden kemudian menyebar ke internet sampai ayahnya, Leung Chun-ying -seperti dilaporkan situs internet South China Morning Post--menggelar konferensi pers untuk menjelaskan putrinya menghadapi masalah kesehatan dan emosi dalam beberapa tahun belakangan.
Leung juga membantah terjadi kekerasan di dalam rumah tangga, seperti pernah dituduhkan putrinya beberapa waktu lalu.
Dia meminta agar khalayak umum memberikan privasi kepada Chai-yan.

Damon Perry, Membunuh Temannya Sendiri yang Dianggap sebagai Zombie

Damon Perry, Membunuh Temannya Sendiri yang Dianggap sebagai Zombie

Seorang pria dari Prewitt, New Mexico, bernama Damon Perry (23) membunuh temannya sendiri yang dianggapnya telah berubah menjadi zombi. Kepada polisi ia mengatakan keyakinannya itu muncul tak lama setelah Damon menonton serial yang tengah hit di televisi, “The Walking Dead”.
“The Walking Dead” adalah serial HDTV yang bercerita tentang sekelompok manusia yang bertahan hidup dari serangan zombi.
Perry menggunakan pisau dapur, gitar, dan peralatan lainnya untuk membunuh temannya, Christopher Paquin (23) yang dianggapnya telah berubah menjadi hantu. Tak hanya membunuh kawannya, Perry juga menebar ancaman kepada tetangga apartemennya.
“Perry mengatakan kepada penyidik ia telah minum alkohol dalam jumlah besar ketika temannya mulai berubah menjadi zombie,” ujar salah seorang petugas kepolisian dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir oleh The Guardian.
Kepolisian sendiri datang ke apartemen tempat kejadian itu pada Kamis sore (22/10) setelah menerima laporan bahwa ada seorang telah mabuk, membawa pisau, dan mengejar-ngejar seorang perempuan. Saat tiba, mereka menemukan Paquin sudah dalam keadaan tewas. Polisi langsung membekuk Perry dan mendorongnya ke lantai.
Salah seorang petugas kepolisia bernama Moses Marquez menyebut pembunuhan ini sebagai yang “paling aneh dan paling mengerikan”, yang pernah ia tahu. Perry kini ditahan di pusat penahanan Cibola County dan membayar denda sebesar 800 ribu dolar AS (sekitar Rp10,8 miliar).

Sumber: http://banjarmasin.tribunnews.com/